a human called Relawan
![]() |
| RSDC Wisma Atlet Kemayoran |
02 Maret 2020 di Depok, Jawa Barat pertama kali terdeteksinya Covid-19 di Indonesia dan saat itulah WHO menyatakan Covid-19 sebagai pandemi dunia. Sebagian besar wilayah di Indonesia mulai memberlakukan proteksi keamaan diri dengan semula mewajibkan untuk memakai masker dan selalu memperhatikan kebersihan sampai mewajibkan untuk karantina apabila terjangkit.
Dari pertama kali terdeteksinya Covid-19 semakin lama wabah tersebut semakin meluas dan memaksa pemerintah untuk mendirikan Rumah Sakit Darurat untuk Covid. Berlokasi di Jalan HBR Motik, Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, Indonesia. Sebelum dijadikan Rumah Sakit Darurat untuk pasien isolasi Covid, bangunan tersebut semula adalah tempat yang digunakan untuk para atlet Asian Games ditahun 2018.
Karena semakin banyaknya pasien isolasi membuat BNPB membuka lowongan sebagai relawan di RSDC Wisma Atlet, mulai dari tenaga medis sampai non medis. Siapapun dapat menjadi relawan disana, salah satunya adalah aku yang akhirnya diberi kesempatan untuk menjadi bagian dari Team Non Medis RSDC Wisma Atlet Kemayoran. Di RSDC ini ada 10 tower yang dipakai, dibagi jadi 3 zona, zona hijau, zona kuning dan zona merah.
Melalui RSDC Wisma Atlet Kemayoran lah aku menemukan pengalaman baru dan teman baru. Melalui Blog ini juga aku ingin membagikan pengalamanku selama menjadi relawan disana.
Walaupun saat awal sampai di RSDC hasil test PCR ku positive yang akhirnya membuatku jadi pasien, bukan relawan 😆
![]() |
| Aku dikarantina di tower 7 tempat para relawan yang terjangkit dikarantina. Di RSDC ini ada 10 tower yang terpakai |
![]() |
| Setelah beberapa minggu berlalu, then finally hasil PCR ku negative dan bisa lanjut sebagai relawan 😀 |
![]() |
Pindah tower dulu guys, dari tower karantina ke tower relawan |
Setelah semua masalah per-karantina-an selesai, mulai lah dikenalkan dengan hak, kewajiban dan tanggungjawab sebagai relawan. Dan untuk job descnya sendiri berbeda, untuk diriku ditempatkan sebagai Admin Koordinator Dokter Umum menggantikan relawan yang telah selesai masa tugasnya.
![]() |
| Seperti ini lah penampakan kamar di Tower relawan, a little bit messy huh |
![]() |
| My Roommate |
![]() |
| Kurang lebih seperti ini meja kerja ku saat pembagian Piagam Penghargaan dari Kemenkes, so messy 👀 |
Moment perayaan 17 Agustus
Tapi disela-sela hecticnya jadi relawan, kami masih sempat untuk hangout atau sekedar took a picture. Here's our time
Tidak lupa berfoto bersama bestie
![]() |
Suatu kehormatan bisa bekerja langsung dibawah komando Lettu Laut (K) dr. Nicolas yang saat itu menjabat sebagai Koordinator Dokter Umum, Koordinator yang bisa jadi bestie, yang humble sekaligus tegas. |
![]() |
Suatu kehormatan lain bisa bekerja dibawah komando Lettu Laut (K) dr. Bimo Mukti Wicaksono atau beliau biasa disapa dr. BMW setelah selesainya masa tugas dr. Nicolas beliau lah yang menggantikan posisi Koordinator Dokter Umum. Selain humble beliau juga sangat baik tapi kalau berbuat salah tetap ya guys dapat teguran hehe. Such an honor doc |
Last but not least
| Si kucing penunggu ruangan yang kadang nemenin aku sambil bobo bobo manja we call her Jiwe |
Seperti itulah pengalamanku selama menjadi relawan di RSDC Wisma Atlet Kemayoran. I, as the author, apologize if there is wrong words and pronountiation. Seperti potongan dari lagu Project Pop "Jika tua nanti kita t'lah hidup masing-masing, ingatlah hari ini"
Terimakasih untuk yang sudah baca, salam hangatku untuk kalian 💕





.jpeg)


.png)

.png)
.png)
.png)




0 komentar:
Posting Komentar